Siswa sebrangi sungai menggunakan perahu getek

Warga menyambut baik rencana Pemerintah Pusat yang akan membangun jembatan Merah Putih, sebagai akses penyebrangan antar Desa di Kecamatan Way Bungur Lampung Timur. masyarakat berharap, proses pembangunan lanjutan ini diawasi dengan ketat, agar kasus korupsi tak terulang Kembali.

adanya akses penghubung Desa Kali Pasir dengan Desa Tanjung Tirto ini, telah dinanti masyarakat sejak bertahun-tahun silam. selama ini, warga memanfaatkan jasa perahu getek untuk sampai disebrang dengan membayar tarif Rp.10.000 sementara bagi pengendara mobil menggunakan kapal ponton di kenai tarif Rp.65.000.

Salah satu pedangan tahu Jhon (40) menuturkan setiap hari berjualan dengan menyebrangi Sungai ini mengaku sedih dan berharap Pembangunan jembatan merah putih segera terealisasi

“ kalo di bilang Sedih ya sedih tapi mau gimana lagi, tiap hari 20.000 untuk ongkos penyebrangan saja pulang pergi kalo sebulan sudah 600.000 bisa untuk makan, pengusaha kecil kayak kita gini kasihanilah, kalo gak diperbaiki pejabat pemerintah harus mikir keras” keluh Jhon

Penyebarangan menggunakan perahu getek tersebut juga menjadi satu-satunya akses yang harus ditempuh ratusan pelajar untuk menuju sekolah masing-masing setiap harinya. para pelajar berharap pembangunan jembatan merah putih yang dijanjikan pemerintah pusat segera direalisasikan.

Muklis salah satu siswa yang sedang menebrangi Sungai menggunakan perahu getek ini mengaku setiap hari berangkat kesekolah ia harus naik perahu pulang pergi dengan ongkos Rp.10.000, tak jarang ia terlambat tiba di sekolah dan harus mendapatkan hukuman dari guru di sekolah.

“ Yah lihat saja tiap hari kayak gini kadang telat masih di hukum, kalo banjir ya begini “ keluh Mukhlis

Sebelumnya pembangunan jembatan penyebrangan kali way bungur Lampung Timur sudah pernah dilakukan sejak sepuluh tahun silam di mana pemerintah provinsi lampung dan pemda lampung timur telah mengucurkan anggaran sebesar Rp.20 miliar, namun sayangnya proyek tersebut mangkrak dan satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi. Kini, pembangunan lanjutan jembatan way bungur diambil alih pemerintahan pusat melalui program jembatan merah putih yang direncanakan sepanjang 100 meter dengan menelan APBN senilai Rp.80 miliar. (*)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *