Pemerintah Kota Bandar Lampung terus mendorong penguatan sektor Ekonomi kreatif bagi pelaku usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) melalui program bantuan akses permodalan tanpa bunga atau Nol Persen, tak tanggung-tanggung plafon Pinjaman mencapai Rp.3 Milyard. Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Kota Bandar Lampung Riana Apriana saat dijumpai kemarin, menjelaskan, bahwa program pinjaman tanpa bunga ini menjadi salah satu prioritas Pemkot dalam membantu permodalan pelaku UMKM. agar UMKM di Kota ini bisa naik kelas menjadi penopang kekuatan ekonomi di Bandar Lampung. Bagi pelaku UMKM yang ingin memperoleh fasilitas pinjaman modal usaha dapat mengajukan permohonan ke Dinas Koperasi Dan UKM Kota Bandar Lampung dengan membawa semua berkas persyaratan legalitas dan dokumen usaha, seperti KTP, NIB dan NPWP. Lalu akan dilakukan proses seleksi dan verifikasi hingga survey guna memastikan usaha benar-benar ada dan sudah berjalan. Selanjutnya, bagi UMKM yang dinyatakan lolos dan memenuhi persyaratan maka Dinas Koperasi Dan UKM Kota Bandar Lampung akan mengajukan ke Bank Wawai (Bank daerah). Riana menegaskan, Dinas Koperasi dan UKM telah menerima sebanyak 240 Permohonan, namun yang di nyatakan lolos dan modal usaha bisa dicairkan hanya 19 UMKM saja. Selebihnya dinyatakan tidak memenuhi syarat verifikasi, seperti, hasil pengecekan melalui sistem layanan informasi keuangan (SLIK) OJK atau klik OJK, data KTP tidak sesuai dengan alamat, masih memiliki pinjaman aktif di Bank Lain. “ kita selektif ya, kita lihat juga potensi usahanya mampu berkembang atau tidak, syarat mutlak tidak memiliki pinjaman aktif di Bank Lain BI Checking di system OJK juga lolos, flapon pinjaman maksimal 50 juta rupiah, besar pinjaman setiap UMKM akan disesuaikan dengan kemapuan dan kebutuhan usahanya masing-masing “ tegas Riana Apriana. Selain bantuan akses permodalan, Dinas Koperasi dan UKM juga menyediakan pendampingan bagi pelaku UMKM, mulai dari pembinaan usaha, pembuatan NIB pendampingan sertifikasi halal, hingga membantu pemasaran digital. Diharapkan program pinjaman bunga 0 persen ini benar-benar dimanfaatkan untuk pengembangan usaha, sehingga dapat meningkatkan produksi dan pendapatan pelaku UMKM (*) Navigasi pos Jelang Ramadhan & Idul Fitri 2026, pengiriman paket membludak Apindo Lampung Dukung Penuh Penerbangan Langsung ke Malaysia