Banjir yang mengepung Kota Bandar Lampung, pada selasa malam (14/4) mengakibatkan satu orang warga yang tinggal di bantaran sungai meninggal dunia, Korban bernama Dewi Melani, umur 34 tahun, warga Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras. Korban meninggal akibat tertimpa tembok rumah yang ambruk akibat diterjang banjir bandang. saat banjir terjadi. ketinggian air lebih dari satu meter.

Walikota Bandarlampung Eva Dwiana, saat meninjau banjir menuturkan tanggul penahan air di pinggiran Sungai jebol menimpa 4 rumah, korban tidak sempat lagi menyelamatkan diri.

“ yang lain sudah naik ke lantai dua, korban ini belum sempat sudah tertimpa tanggul yang jebol, untuk warga yang lain sudah kita ungsikan, ” ujar Wali Kota Bandar Lampung.

Budi ardiyanto, Camat Bumi Waras menurutkan, kondisi bangunan berada di bawah tembok tanggul Sungai, ketinggian tanggul mencapai tiga meter diatas bangunan rumah. Saat tanggul jebol korban tidak sempat menyelamatkan diri.

Sejumlah lansia yang terjebak banjir dievakuasi petugas, banjir besar di Kota Bandar Lampung terjadi saat hujan lebat selama sekitar 2 jam. banjir merendam hampir seluruh daerah di Bandar Lampung. ketinggian banjir hingga lebih dari 1 meter, selain merendam permukiman, banjir juga merendam jalan raya hingga menyebabkan kemacetan lalu lintas parah

Sejumlah Kecamatan terdampak parah, di antaranya Kedamaian, Way Halim, dan Kedaton. Di wilayah-wilayah ini, air bahkan masuk ke dalam rumah warga dan menggenangi jalan utama.

Tak hanya itu, derasnya curah hujan mengakibatkan saluran drainase tak makmpu menampung debit air, sehingga genangan air juga menyebabkan kemacetan parah di sejumlah ruas jalan protokol, seperti Jalan Sultan Agung, Teuku Umar, Yos Sudarso, dan Antasari. Kendaraan terpaksa melambat bahkan sebagian tak dapat melintas akibat tingginya genangan.

Sejauh ini petugas masih mendata kerusakan rumah dan infrastruktur akibat banjir tersebut. Berdasarkan data pemerintah kota, setidaknya terdapat 20 titik banjir yang tersebar di berbagai wilayah di Bandar Lampung akibat hujan deras yang terus mengguyur sejak sore hari.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama mengingat potensi hujan susulan yang masih mungkin terjadi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *