Bandar Lampung Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2026 di kampus Universitas Lampung (Unila) dipenuhi semangat para peserta yang telah hadir sejak dini hari, Jumat (24/4/2026). Mereka memadati area Gedung UPA TIK dengan penuh harap demi meraih kursi di Perguruan Tinggi Negeri impian. Sejak pukul lima pagi, peserta dari berbagai daerah di Lampung mulai berdatangan. Sebagian besar memilih tiba lebih awal untuk menghindari risiko keterlambatan serta mempersiapkan kondisi mental sebelum ujian dimulai. Salah satu peserta, Anggie Bherta Zulayma, siswi SMA Negeri 1 Labuhan Maringgai, Lampung Timur, mengaku sudah berada di lokasi sejak pukul 05.15 WIB. Jarak tempuh yang cukup jauh membuatnya harus berangkat lebih awal agar dapat mengikuti ujian dengan tenang. “Saya takut terlambat, jadi lebih baik datang pagi sekalian supaya lebih siap,” ujarnya. Ia menyampaikan bahwa persiapan telah dilakukan sejak lama, mulai dari mengikuti bimbingan belajar hingga memperdalam materi secara mandiri. Program studi Pendidikan Jasmani menjadi target yang ingin diraihnya. Meski memiliki keyakinan tinggi untuk lolos, Anggie tetap menyiapkan kemungkinan lain. Ia menyebut optimismenya berada di angka 80 persen, sementara 20 persen lainnya adalah ruang untuk menerima hasil yang mungkin tidak sesuai harapan. Peserta lainnya, Muhammad Hafizh Ilham, siswa SMK Muhammadiyah Tumijajar, Tulang Bawang Barat, juga menunjukkan semangat serupa. Didampingi sang ibu, Hafizh datang dengan tekad kuat untuk meraih hasil terbaik. Ia mengatakan telah melakukan berbagai persiapan, baik melalui bimbingan belajar maupun belajar mandiri. Program studi Desain Komunikasi Visual menjadi pilihan yang ingin dicapai. “Sudah belajar maksimal, semoga hasilnya juga maksimal,” katanya. Sementara itu, Humas PMB Universitas Lampung, Dr M Komaruddin, memastikan kesiapan kampus dalam mendukung kelancaran pelaksanaan UTBK SNBT 2026. Ia menyebutkan, setiap sesi ujian difasilitasi dengan 792 unit komputer untuk para peserta. Selain itu, pihak kampus juga menyiagakan petugas medis serta panitia yang bertugas melakukan pengawasan dan pengamanan selama ujian berlangsung. “Kami pastikan seluruh proses berjalan lancar, baik dari sisi fasilitas maupun pengawasan,” ujarnya. Di tengah pelaksanaan ujian, kehadiran orang tua yang setia mengantar dan menunggu juga menjadi pemandangan yang tak terpisahkan. Dukungan moral dari keluarga memberikan kekuatan tersendiri bagi para peserta dalam menghadapi ujian penting ini. UTBK SNBT 2026 menjadi momentum besar bagi para pelajar untuk membuktikan hasil dari proses belajar yang telah mereka jalani. Lebih dari sekadar seleksi, ujian ini menjadi langkah awal menuju masa depan yang diimpikan. Navigasi pos 13 Tahun Menabung, Impian Ke Tanah Suci Terwujud Tahun ini