Way Kanan – Tokoh Pemuda Kelurahan Campur Asei Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, mengajak warga bergotong royong memperbaiki sementara jembatan penghubung Baradatu–Banjit–Kasui yang mengalami kerusakan parah dan nyaris putus akibat longsor. Aksi swadaya masyarakat ini dilakukan pada Senin (11/05/2026).

Jembatan yang berada di tengah Kelurahan Campur Asri tersebut merupakan akses vital penghubung tiga kecamatan, yakni Kecamatan Baradatu, Kecamatan Banjit, dan Kecamatan Kasui, serta menjadi jalur penting bagi masyarakat. Infrastruktur milik Pemerintah Provinsi Lampung itu diketahui dibangun pada tahun 2004.

Namun, sejak dibangun hingga tahun 2025, kondisi jalan dan jembatan disebut tidak pernah mendapatkan perbaikan serius. Akibat termakan usia dan abrasi air, sebagian badan jalan mengalami longsor hingga hanya menyisakan satu sisi jalan yang dapat dilalui. Bahkan kendaraan roda empat sempat tidak bisa melintas karena kondisi jembatan yang membahayakan.

Melihat kondisi tersebut, tokoh pemuda Kelurahan Campur Asri, Bambang Suwandi atau mas Abenk sapaan akrabnya berinisiatif menggerakkan masyarakat untuk melakukan perbaikan sementara dengan merogoh dana pribadi. Abenk mengajak masyarakat bergotong roying memperkuat fondasi jembatan yang runtuh agar akses transportasi warga tetap dapat digunakan.

Antusiasme masyarakat terlihat, Warga bahu-membahu mengumpulkan dana swadaya serta tenaga untuk memperbaiki bagian jembatan yang rusak demi menjaga kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat antar kecamatan.

Abenk berharap aksi kecil yang dilakukan dapat menggugah perhatian pemerintah agar segera melakukan perbaikan permanen. Pasalnya, jalan dan jembatan tersebut memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung utama bagi ribuan warga di wilayah Way Kanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *