Sebuah dapur dan 1 rumah Mess guru di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid, Desa Tanjung Mas Jaya di Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, dibakar massa, pada sabtu malam. bangunan yang terbuat dari kayu dan papan berikut perabotan di dalamnya rusak terbakar. Massa juga merusak sejumlah Gedung, banyak kaca jendela di pondok pesantren yang pecah dilempa batu dan kayu oleh massa yang beringas.

Pantauan di Lokasi Pada minggu siang, pondok pesantren telah dipasang garis polisi. Sekda Kabupaten Mesuji, Budiman Jaya yang meninjau Lokasi kejadian menjelaskan, Berdasarkan keterangan warga Pembakaran itu dipicu kembalinya seorang pengasuh pondok pesantren berinisial MFS yang sempat diusir oleh Masyarakat, karena di duga telah melakukan pencabulan terhadapt belasan santri.

Menetahui MFS Kembali, Warga sempat memberikan tenggat waktu kepada MFS untuk segera meninggalkan pondok pesantren, namun diabaikan oleh MFS, warga yang geram akhirnya membakar Pondok Pesantren.

Berdasarkan Keterangan Warga Pondok pesantren yang dibakar massa tersebut memang sudah lama tidak memiliki santri dan hanya dihuni oleh keluarga MFS saja. sejak munculnya dugaan kasus pencabulan di lingkungan pondok pesantren, para wali murid memindahkan putra-putrinya ke sekolah lain.

kebenaran dugaan kasus pencabulan belasan santri dan kasus pembakaran pondok pesantren itu, kini tengah ditangani oleh tim penyidik polres Mesuji (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *